SADAI – Langit begitu teduh dan ombak mengalun tenang. Dari kejauhan terlihat Pulau Lepar eksotis menggoda. Begitulah suasana alam perairan Laut Sadai Bangka Selatan menemani rombongan Gubernur Babel Erzaldi Rosman dan Bupati Bangka Selatan Justiar Noor saat melakukan pelayaran perdana KM Banawa Nusantara 2 pada Selasa (8/5). Kapal hibah Kementerian Perhubungan kepada Pemprov Babel itu merupakan hasil perjuangan mewujudkan terciptanya konektifitas antar pulau di Negeri Serumpun Sebalai.
“Dengan adanya bantuan kapal ini untuk dapat meningkatkan konektifitas antar pulau walaupun baru tergarap satu jalur. Namun Insya Allah tahun depan kita minta tambah jumlah dan kapasitas kapal untuk ke Belitung. Jadi nanti Sadai, Pulau Lepar, Pongok, Selat Nasik dan Belitung dapat terkoneksi,” ujar Gubernur Babel Erzaldi Rosman.
KM Banawa Nusantara 2 mampu menampung 24 penumpang dan 10 ton barang dengan tujuan ke pulau-pulau luar seperti Pongok, Selat Nasik dan pulau sekitarnya. Untuk wilayah Kepulauan Bangka Belitung diungkapkan Gubernur Erzaldi Rosman mendapatkan dua unit bantuan hibah kapal pelayaran rakyat dari Kemenhub. Dimana kapal tersebut ditempatkan di Bangka Selatan dan Belitung.
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung K. A Tajuddin, bahwa kapal tersebut merupakan bantuan hibah kemenhub tahun anggaran 2017. “Saat ini kita dapat dua unit bantuan kapal dan kedepannya jika hasil evaluasi operasional kapal ini bagus, kita upayakan untuk ada penambahan,” tutur Tajuddin.
Kapal perintis ini selain sudah memiliki standar keselamatan yang memadai seperti standar GPS, Karpet, Pemadam kebakaran, Life Jacket, Life Craft dan kondisi kapal diungkapkan Tajuddin juga sudah memadai sesuai standar keselamatanya.
Gubernur Erzaldi juga mengungkapkan adanya bantuan kapal ini selain sebagai suatu upaya untuk mewujudkan konektifitas antar pulau sekaligus juga untuk menggerakkan roda perkonomian masyarakat khususnya dalam membantu kemudahan pendistribusian barang yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.
Lebih jauh Erzaldi menjelaskan keberadaan kapal ini juga dapat turut menunjang industri pariwisata yang ada di Bangka Selatan yang saat ini jumlah kapal yang dibutuhkan untuk pariwisata masih terbatas dan sekaligus berpesan kepada dinas terkait khususnya dinas pariwisata untuk terus mensosialisasikan mengenai kepariwisataan kepada masyarakat.
“Saya sudah beberapa kali ke Pulau Lepar Pongok dan melihat ada potensi yang bagus untuk pariwisata sehingga dibutuhkan adanya perhatian dari seluruh stakeholder, pemerintah maupun masyarakat untuk mengembangkan potensi pariwisata yang ada di Bangka selatan,” imbau Erzaldi.
Pentingnya sosialisasi secara intens terkait dunia kepariwisataan kepada masyarakat lokal, gubernur menyampaikan bahwa berdasarkan data bahwa tingkat kunjungan wisatawan baik asing maupun lokal ke Bangka Belitung setiap tahun mengalami peningkatan.
“Berdasarkan data kunjungan wisatawan lokal maupun manca negara ke Bangka Belitung mengalami peningkatan dimana untuk wilayah Belitung angka kunjungan wisatawan naik hingga 22 persen dan Pulau Bangka naik 26,7 persen dari tahun kemarin,” jelas Erzaldi.
Pada kesempatan yang sama, apresiasi atas bantuan kapal disampaikan oleh Bupati Bangka Selatan Justiar Noor. Dengan adanya keberadaan kapal dapat memberikan kemudahan akses kepada masyarakat dan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pariwisata.
“Pemda dan masyarakat Bangka Selatan berterimakasih atas hadirinya kapal yang dapat melakukan penyeberangan ke pulau-pulau kecil dan sekaligus dapat mendukung pariwisata di Bangka selatan mengingat Bangka Selatan memiliki banyak pulau,” kata Justiar.