Pangkalpinang- Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pimpin Focus Group Discussion (FGD)Pembahasan Rencana Rute Penyeberangan Sadai- Tanjung Gading (Bangka Selatan) yang diselenggarakan di Ruang ATCS Dinas Perhubungan Provinsi Kepuluan Bangka Belitung. Rabu (2/2/2022).
Tampak hadir dalam Rapat FGD tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perhubungan Bangka Selatan Achmad Ansyori, General Manager (GM) PT. ASDP Muntok Christoper Samosir, Kepala Bidang Angkutan Pelayaran Rakyat Nadirsyah beserta staf Dishub Babel.
Dalam sambutan Kepala Dinas Perhubungan Babel, Asban Aris mengatakan dengan adanya pertemuan yang dilakukan bersama dengan pihak terkait yaitu Dinas PUPR Perhubungan ASDP diharapkan ada ditemukan langkah langkah strategis dalam mewujudkan Rencana Rute Penyeberangan Sadai-Tanjung Gading.
“Menyangkut pertemuan ini kita dapat mewujudkan konektivitas yang telah direncanakan Gubernur Babel di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ungkap Asban Aris.
Selain itu Asban menyatakan dengan adanya konektivitas antar pulau di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar akibat mobilitas yang dilakukan masyarakat.
Lanjut Asban, Bangka Belitung merupakan provinsi dengan wilayah kepulauan sehingga dengan marwah yang ada diharapkan pulau pulau yang ada di Provinsi kepulauan Bangka belitung dapat terkoneksi .
“Kita ini kepulauan maka perlunya konektivitas antar pulau sehingga setiap pulau yang ada dapat terkoneksi dengan baik,” jelas Asban.
Ditambahkannya mengingatkan perhelatan Presidensi G20 yang dilaksanakan di Pulau Belitung, Dinas Perhubungan Babel turut serta dalam melakukan mempersiapkan segala sesuatu sesuai dengan tugas dan fungsi yang dimiliki untuk mensukseskan penyelenggaraan Presidensi G20 September mendatang.
Dalam kesempatan itu juga, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perhubungan Bangka Selatan Achmad Ansyori menyampaikan paparannya, terkait pembangunan Dermaga Tanjung Gading yang sedang dalam proses pekerjaan yang diharapkan pada tahun ini dapat selesai.
“Kita butuh beberapa tempat lain sebagai dermaga penyangga karena Sadai merupakan KIS, dan saat ini Tanjung Gading sedang dalam pengerjaaan yang diharapkan pada awal tahun ini sudah selesai,” jelas Achmad Ansyori.
Lanjut Ansyori dengan adanya rencana rute Penyeberangan Sadai-Tanjung Gading maka kapal penyeberangan dapat mengangkut hasil pertanian yang ada dari Tanjung Gading ke Sadai atau sebaliknya. Begitu juga dengan adanya kapal penyeberangan akan menggantikan speatboat yang selama ini beroperasi, dan dari sisi keamanan akan memberikan jaminan keselatan bagi penumpang.
Kemudian General Manager (GM) PT. ASDP Muntok Christoper Samosir menjelaskan dengan adanya rencana rute penyeberangan Sadai-Tanjung Gading diharapkan prosedur yang sudah ditetapkan dapat dipenuhi dengan baik sehingga rute penyeberangan dapat ditetapkan.